Main Article Content

Abstract

Penanaman mindset sejak usia anak-anak dinilai lebih efektif karena dianggap sebagai tindakanpreventif, karena pengalaman di usia anak-anak akan mengendap dalam memori otak danmempengaruhi perilaku ketika dewasa. Usia sekolah dasar (sekitar umur 6 – 12 tahun)merupakan tahap penting bagi pelaksanaan pendidikan karakter, bahkan hal yang fundamentalkesuksesan perkembangan karakter peserta didik. Pada masa ini daya ingatnya menjadi sangatkuat. “Siaga Keselamatan Transportasi Jalan” adalah pendidikan keselamatan transportasi jalanbentuk kampanye penyuluhan. didalamnya berisikan kegiatan keterampilan keselamatantransportasi jalan yang dikemas dengan permainan yang penuh tantangan yang dibagi dalam 5pos game. Metode Penelitian : yang digunakan adalah metode eksperimen. Pos 1 (gamepenggunaan helm SNI), pos 2 (game fungsi rambu), pos 3( game penggunaan ZoSS), pos 4 (yel yelkeselamatan), dan pos 5(evaluasi).Tingkat keberhasilan pendidikan keselamatan transportasijalan bentuk kampanye penyuluhan yang dikemas dalam lomba “Siaga Keselamatan TransportasiJalan” untuk siswa kelas 4 – 5 SD kota dan kabupaten Tegal adalah sangat bagus denganperincian sebagai berikut : 1) tingkat pemahaman peserta terhadap penggunaan helm SNI adalahsangat bagus (85,70%), 2) tingkat pemahaman peserta tentang fungsi rambu adalah sangatbagus (98,21%), 3) tingkat pemahaman peserta tentang fungsi ZoSS adalah sangat bagus(91,06%), 4) tingkat kreatifitas yel yel keselamatan transportasi jalan adalah sangat bagus(86,69%), 5) secara keseluruhan daya serap siswa dapat dikatakan sangat bagus. Dan dikuatkandengan nilai rata-rata peserta adalah 89,35% (sangat bagus).

Keywords

keselamatan transportasi jalan pendidikan siaga keselamatan SD pos

Article Details