Main Article Content

Abstract

Penanganan kerusakan jalan pada program pemelihara dan rehabilitasi dengan menggunakan metode green roads merupakan solusi untuk permasalahan sumber daya alam. Metode ini menggunakan cara recycling dari pembongkaran lapis perkerasan lama untuk dijadikan sebagai bahan campuran lapis perkerasan yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik campuran beton aspal panas sebagai hasil daur ulang dari perkerasan lama dan untuk menentukan kadar aspal optimum pada campuran beton aspal panas hasil daur ulang dari perkerasan lama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan melakukan pengujian laboratorium terhadap benda uji. Variasi kadar aspal yang digunakan 5%; 5,5%; 6%; 6,5%; dan 7%. Stabilitas maksimal didapatkan 1747,90 kg dari variasi kadar aspal 6%. Hasil penelitian kinerja campuran beton aspal daur ulang (RAP) dan campuran standar menunjukkan bahwa Kepadatan, persentase rongga terhadap agregat (VMA), stabilitas, kelelehan, marshall quotient persentase, rongga terhadap campuran (VIM) dan Persentase rongga terisi aspal (VFB)  memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010, dengan Kadar Aspal Optimum yang didapatkan dari uji Marshall RAP dan campuran standar sebesar 5,9%.

Keywords

Daur ulang Aspal Reclaimed Asphalt Pavement Stabilitas Kelelehan

Article Details